Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan
Selasa, 16 April 2013
Demba Ba Selalu Awali Hari dengan Shalat Subuh
REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Sudah menjadi rahasia umum bahwa penyerang Chelsea dikenal sebagai pribadi Muslim taat. Dalam kesehariannya, Ba sangat religius dan selalu mendekatkan diri dengan agama.
Karena bergaya hidup yang selaras dengan tuntunan agama, tidak salah mantan penggawa Newcastle United itu disebut sebagai duta Islam di Benua Biru.
Jumat, 08 Februari 2013
Kamis, 27 Desember 2012
ADAB TWITTER
1. Tak congkak kalau difollow, tak kecewa jika di-unfollow, tetap berkebajikan ketika di-block, bersyukur saat kebaikan di-RT. #AdabTwitter
2. Mericau yang baik: benar isi, indah cara, tepat waktu, bermanfaat, & berpahala. Atau DIAM menyimak, ambil ‘ibrah terbaiknya. #AdabTwitter
2. Hindari dusta meski sedang bercanda. Hindari debat-perbantahan yang tak lahirkan amal, meski berada di pihak nan benar. #AdabTwitter
Jika Saya Koruptor
Islamedia
- Salah satu cara untuk menghapuskan dosa adalah tobat. Apabila dosa
itu berkaitan dengan hak Allah SWT, seperti minum khamar, meninggalkan
shalat, dan lainnya, ada tiga syarat agar tobat diterima Allah SWT,
yakni menyesali diri, segera berhenti dari perbuatan maksiat, dan
berjanji tidak mengulanginya lagi.
Apabila dosa itu berkaitan dengan hak sesama manusia, syaratnya ditambah dengan minta dihalalkan dari orang yang diambil haknya.
Rasul bersabda, “Siapa yang pernah menzalimi saudaranya, baik
perasaannya maupun yang lain, ia harus minta dihalalkan daripadanya
sekarang juga sebelum datang kematian. Apabila tidak, di akhirat nanti
pahala kebajikan orang yang menzalimi itu akan ditebuskan untuk orang
yang dizalimi, dan apabila masih kurang, dosa orang yang dizalimi akan
dibebankan kepada orang yang menzaliminya.”
Kisah Unik Para Pemain Bola Muslim
Mei 17, 2012 — ZULFITRIANSYAH PUTRA
Menjadi minoritas bukanlah sesuatu yang mudah, apalagi jika itu
terkait keyakinan. Dibutuhkan ketahanan mental, keyakinan yang kuat
serta kemampuan beradaptasi yang ekstra untuk tetap eksis sebagai
minoritas. Itulah kira-kira tantangan yang dihadapi oleh para pemain
bola Muslim di kancah persepakbolaan Eropa. Dalam beberapa momentum,
misalnya yang paling mencolok saat Ramadhan, mereka dituntut untuk tetap
menjadi Muslim sejati sekaligus professional di lapangan. Bayangkan,
mereka harus berpuasa sambil bertanding bola.
Rabu, 26 Desember 2012
Mesut Ozil: Al-Qur'an Membuatku Tenang dan Lebih Kuat
Sejumlah pemain sepakbola Muslim tercatat turut merumput di liga utama Eropa. Namun, yang bisa meraih prestasi hebat hanya bisa dihitung dengan jari. Diantaranya adalah gelandang kreatif Real Madrid, Mesut Ozil.
Samir Nasri, baca Al-Fatihah menjelang laga
Bagi Samir Nasri, keimanan tidak perlu disembunyikan di tengah lapangan hijau. Setidaknya, dia membuktikan hal itu saat bermain di liga Inggris terkenal glamor.
Belajar dari Akh Edin Dzeko
Musim ini Edin Dzeko banyak mendapat porsi sebagai cadangan. Tapi hal itu tetap tak membuat pesona Dzeko pudar, bahkan pemain Bosnia tersebut semakin memberikan keteladanannya. Yuk kita belajar dari Dzeko
- Belajar AL-FAHM dari #Dzeko, bahwa kemenangan tim adalah diatas ambisi individu.
- Belajar IKHLAS dari #Dzeko, bahwa dimanapun posisi kita: cadangan atau pemain inti tak membuat sakit hati.
Belajar dari Kemenangan Arsenal
Islamedia - Sepakbola Liga
Inggris menjadi salah satu laga bergengsi di dunia. Berbagai pertandingan spektakuler
ditunjukkan di sini. Sebagaimana, Rabu (31/10/2012) dinihari WIB, sekalipun
saya bukan pendukung Arsenal, namun saya dan mungkin kita yang menyaksikan ini,
dibuat berdecak kagum dengan pertandingan antara Arsenal vs Reading, di
Madejski Stadium (kandang Reading).
Bagaimana tidak, Arsenal melakukan comeback brilian. Sempat tertinggal
empat gol, The Gunners akhirnya menang lewat
babak perpanjangan waktu dengan skor akhir 7-5 untuk maju ke perempatfinal.
Mensikapi Rasa Kecewa
Islamedia - Di
Ji’ranah hari itu ada kecewa. Ada kebijakan Rasulullah yang tak
dipahami. Sangat manusiawi kelihatannya. Orang-orang Anshar merasa
disisihkan selepas perang Hunain yang menggemparkan. Mereka telah
berjuang total. Mereka berperang di sisi Rasul dengan penuh kecintaan.
Tapi, harta rampasan perang lebih banyak dibagikan pada orang-orang
Quraisy dan kabilah-kabilah Arab lainnya. Sementara pada mereka, seakan
hanya memperoleh sisa.
Langganan:
Postingan (Atom)




